Skip to main content

Cara Membuat Kerupuk Kulit paling enak

     Hai guys,,, apa kabar semua? Hari Raya Qurban kadang bingung mau dibuat apa kalau dapat bagian kulit sapi? tenang gue punya cerita ni, kurang lebih satu tahun yang lalu, gue dapet jatah kepala sapi satu guys, dari seorang teman. Awalnya bingung mau buat apa kepala sapinya ini. Kemudian gue kan suka tuh sama kerupuk kulit apa lagi kalau di masak sambel goreng campur kentang dan tambah lagi santan kentalnya..... hemmmmmtttt mantappp.
     Yang akan gue bahas bukan sayurnya ya guys, tapi kerupuk kulit untuk sayurnya. Pertama-tama hilangka bulu pada kepala sapinya bisa dibakar guys. Dibrongot sampai bersih ya guys, di sekitar telinga jangan sampai lupa. Kalau sudah bersih dari bulu, iris kulit kepala sapi dari dagu sampai ke tenggorokan. Pisahkan kulit dari tulangnya, jangan salah ya di kepalanya juga ada daging lumayan banyak, dan lidahnya enak buat masak sop lho....
      Pisahkan daging dari kulit juga ya. Kalau sudah semua, bersihkan kulit dengan air bersih. sudah bersih siap di rebus. Jangan lupa biar gurih tambah bumbu ya guys, bumbunya garam dan bawang secukupnya. Rebus sampai matang benar. Langkah selanjutnya tiriskan, dinginkan kulit sapinya dan siap di iris sesuai keinginan. Tips agar kulit yang nantinya di jemur cepet kering di sarankan untuk di iris tipis-tipis ya..... kalau sudah tinggal jemur sampai kering. Kalau sudah kering silahkan dimasak sesuai selera....

kalau artikel ini bermanaat janagan lupa bagikan ya.......

Comments

Popular posts from this blog

Cetak kartu katalog pada Slims (aplikasi otomasi perpustakaan)

Salah satu langkah dalam pengolahan bahan pustaka di perpustakaan adalah cetak kartu katalog. Kartu katalog sendiri ada beberapa macam, antara lain kartu katalog : catalog   pengarang, judul, subyek, dan catalog-katalog tambahan. Katalog ini bisa dibuat secara manual ataupun secara  otomatis melalui sistem perpustakaan. Sistem otomasi  perpustakaan ada berbagai macam, dari berbayar, atau open source (tidak berbayar). Kita membahas cara cetak kartu katalog perpustakaan dengan sistem otomatisasi (otomasi) perpustakaan yang open source yaitu Slims. Bagaimana mencetak katalog buku dengan aplikasi otomasi perpustakaan 1.  Langkah pertama login ke sisten otomasi perpustakaan  masukan username dan pasword sesuai akun anda 2. DASKBOARD akan muncul Pilih menu BIBLIOGRAPHY muncul sub menu MENCETAK KATALOG  pada dashboard sistem Slims Sampai muncul seperti pada kotak dialog 3.  Cek list daftar katalog yang ingin di cetak tambahkan dalam a...

Belajar dari Pohon Pulai

     Pulai adalah pohon yang memiliki lebih dari 300 nama. Nama botani Alstonia scholaris, coba cermati ulang nama di depan. Alstonia [Schol]aris ada kata serapan dari Bahasa Inggris yang memiliki terjemahan "sekolah/pendidikan". Jangan heran yaaa guys kalau ada salah satu perpustakaan terbesar se Asia Tenggara yang memilih poho Pulai ini sebagai tanaman yang menjadi titik pusat dari bangunannya, juga di beberapa titik di sekeliling gedung. Ada yang tau nama perpustakaan itu? lokasinya dimana?. Benar sekali guys, Balai Layanan Perpustakaan Grhatama Pustaka, lokasinya ada di kota Pelajar Daerah Istimewa Yogyakarta. Pulai dipilih sebagai titik central dari bangunan Gedung Grhatama Pustaka karena masih banyak filosofi nya. Nanti kita bahas,,      Filosofi pohon Pulai, yang pertama , nama "P U L AI " memiliki huruf vokal "U", "A",dan "I", ternyata memiliki kesamaan sajak delapan baris pertama disetiap stansa pada lagu Indonesia Ray...

Wisata Alam Gamplong

    Kamu suka ketempat-tempat instagramable ...     Ada yang tau lokasi syuting film Boemi Manoesia yang dilhami dari novel Pramoedya Ananta Toer yang di sutradarai oleh Hanung Bramantyo dimana guys......     yak tul..... Studio Alam Gamplong     Sebenarnya ndak hanya film Boemi Manoesia saja guys yang latar nya di studio alam Gamplong.... namun sebelumnya Film Sultan Agung juga mengambil video disana. Pertama denger ada film Boemi Manoesia dari seorang teman, cerita kalau take videonya itu di sekitar Jogja. Tau lah pastinya saya penasaran setelah denger cerita itu, juga gag percaya hal itu. Mana ada Jogja yang masih memiliki latar pedesaan, kerajaan seperti jaman doeloe. Setelah beberapa waktu ada teman yang membuat story whatsapp ada pamflet menginformasikan kalau Studio Alam Gamplong di buka sampai malam. Iseng-iseng searching google ternyata tertarik ingin berkunjung.    Berita bagusnya Studio Alam Gamplong buka ...